INHU – Bupati Ade Agus Hartanto menghadirin Wisuda Akbar Santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) Se -Kecamatan Lubuk Batu Jaya ,Kabupaten Indragiri Hulu.
Kegiatan wisuda tersebut diikuti sebanyak 127 wisudawan dan wisudawati dan digelar di Gedung Serbaguna Desa Sungai Beras-Beras, Minggu (14/6/2026).
Para peserta wisuda terdiri dari 13 lembaga MDTA, 6 TPQ, dan 2 MDTW.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ade Agus Hartanto menyoroti kondisi pendidikan keagamaan yang dinilainya perlu mendapat perhatian serius. Ia mengungkapkan bahwa jumlah santri MDTA di Kabupaten Indragiri Hulu terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.
Menurutnya, masih ada anggapan di masyarakat bahwa ijazah yang diperoleh dari lembaga pendidikan keagamaan hanya menjadi pelengkap atau pajangan semata. Karena itu, diperlukan langkah bersama untuk meningkatkan kembali peran dan eksistensi pendidikan agama di tengah masyarakat.
Bupati juga menyambut baik usulan agar pemerintah daerah bersama pihak terkait mengkaji kemungkinan penyusunan regulasi yang dapat memperkuat keberadaan pendidikan diniyah di daerah.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam bidang pendidikan, termasuk berbagai ketentuan yang berkaitan dengan persyaratan pendidikan keagamaan sepanjang tidak memberatkan masyarakat.
”Pemerintah Daerah akan melaksanakan berbagai instruksi dan kebijakan pemerintah pusat. Pendidikan agama harus menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda kita,” katanya.
Selain itu, Bupati berharap apabila kondisi keuangan daerah membaik pada tahun anggaran mendatang, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran untuk membantu transportasi guru-guru MDTA, TPQ, dan MDTW.
Namun demikian, ia meminta dukungan dari Kementerian Agama agar melakukan pemutakhiran data para guru dan tenaga pendidik yang ada di lembaga pendidikan keagamaan tersebut
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPRD Inhu Masyrullah, Unsur Forkopimcam, tokoh agama, para ustaz dan ustazah, serta ratusan orang tua santri ( Edi Rangkuti)





