Ekspedisi Merah Putih Presisi Hadir di Okura, Jejak Kehadiran Negara dari Tepian Sungai Siak

banner 468x60

Pekanbaru – Pagi di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Kota Pekanbaru, Sabtu (1/8), berjalan tidak seperti biasanya. Di tepian Sungai Siak, anak-anak berdiri berjajar sambil menggenggam bendera kecil Merah Putih.

Di sudut halaman kantor kelurahan, tenda pelayanan kesehatan mulai dipadati warga. Ribuan paket sembako tersusun rapi, sementara bibit pohon alpukat dan durian menanti untuk dibagikan.

Hari itu, Okura menjadi titik awal perjalanan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Polda Riau, sebuah ikhtiar menghadirkan negara hingga ke wilayah-wilayah yang membutuhkan sentuhan pelayanan.

Rombongan yang dipimpin Dansat Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa membuka rangkaian pelayanan bagi masyarakat Okura. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian 1.000 paket sembako, 1.000 bendera Merah Putih, bantuan peralatan olahraga, serta bibit pohon alpukat dan durian kepada warga.

Kegiatan tersebut sebelumnya dilepas dari Mapolda Riau oleh Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan di Mapolda Riau.

Namun, ekspedisi itu tidak hanya membawa bantuan. Di sela-sela kegiatan, tim juga duduk bersama masyarakat dalam sebuah dialog terbuka. Tokoh adat, pemuka agama, perwakilan pemuda, hingga perangkat desa menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan keamanan, kebutuhan layanan kesehatan, hingga harapan terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Dansat Brimob Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan ekspedisi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Polda Riau melaksanakan kegiatan Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 karena Bapak Presiden saat kunjungan kerja di Miangas pada 9 Mei 2026 berpesan bahwa negara harus hadir sampai ke titik terluar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini adalah implementasi dari arahan tersebut,” ujar Dansat.

Ia menegaskan bahwa perjalanan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk pelayanan yang langsung menyentuh masyarakat.

“Ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan seremonial. Di seluruh daerah yang dikunjungi, kami melakukan bakti sosial, penanaman mangrove di wilayah pesisir, penanaman pohon, pelayanan kesehatan, hingga menyerap aspirasi masyarakat sehingga kami bisa lebih memahami kondisi sosial hingga kebutuhan masyarakat di tempat-tempat yang kami kunjungi. Negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan ini kami lakukan sesuai dengan tupoksi,” katanya.

Kehadiran Ekspedisi Merah Putih Presisi juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menilai kegiatan tersebut membawa manfaat nyata bagi masyarakat Okura.

“Ini adalah kegiatan yang cukup bermanfaat bagi masyarakat kami. Ekspedisi ini sangat inovatif dan menjadi inspirasi bagi kami di pemerintahan Kota Pekanbaru untuk terus menggalakkan dan mencontoh kegiatan-kegiatan yang menyentuh masyarakat seperti ini,” ujar Masykur.

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 merupakan program Polda Riau dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Selama 1–17 Agustus 2026, sebanyak 17 desa di berbagai wilayah Provinsi Riau akan dikunjungi oleh delapan tim gabungan personel kepolisian dan relawan mahasiswa yang didukung 45 kendaraan pengangkut bantuan.

Program tersebut mengusung dua bentuk pengabdian utama Polda Riau. Pertama, kepedulian terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial, pelayanan kesehatan, serta dukungan bagi pelaku UMKM lokal. Kedua, kepedulian terhadap lingkungan melalui restorasi mangrove di kawasan pesisir dan penanaman berbagai jenis pohon sebagai upaya menjaga kelestarian alam.

Menjelang siang, ketika matahari mulai meninggi, rombongan bersiap melanjutkan perjalanan ke lokasi berikutnya. Di antara keramaian yang mulai berangsur reda, seorang nenek menggenggam erat paket sembako yang baru diterimanya. Di sampingnya, sang cucu masih mengibarkan bendera Merah Putih kecil dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya.

Tak ada panggung megah, tak ada prasasti yang diresmikan di Okura hari itu. Namun, bagi masyarakat di tepian Sungai Siak, kehadiran Ekspedisi Merah Putih Presisi menghadirkan makna yang lebih dalam.

Lewat pelayanan, bantuan, dan ruang untuk menyampaikan aspirasi, mereka merasakan satu pesan sederhana bahwa negara masih hadir, mendengar, dan memberi perhatian hingga ke pelosok.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *